Darktable, Software Fotografi Untuk Pengguna Linux

Darktable adalah sebuah software open source atau yang dikenal dengan istilah freeware dan merupakan salah satu software pendukung untuk para penggemar fotografi. Software ini menawarkan fitur sederhana namun cukup membantu dalam pengolahan gambar, misalnya mengatur kecerahan dan sebagainya.

Hadir dengan antarmuka sederhana membuat banyak pengguna menyukai Darktable karena mudah untuk digunakan dan cukup membantu dalam hal mengolah gambar. Untuk pengguna Windows, ada banyak software serupa, salah satunya yang populer dikalangan pengguna adalah Lightroom. Dan, Darktable bisa dikatakan sebagai Lightroom-nya pengguna Open Source.

Darktable sendiri mendukung hampir semua distro linux, mulai dari Debian hingga FreeBsd. Untuk saat ini sendiri Darktable memang tidak atau belum mendukung untuk sistem operasi selain Linux, hal mungkin memang sebagai karakter bahwa Darktable adalah open source atau mungkin memang belum dikembangkan untuk cross platform.

Darktable mendukung beberapa opsi bahasa yang tentu akan membuat pengguna semakin mudah karena bisa memilih bahasa yang dikuasai, bahasa yang didukung seperti Albanian, Catalan, Czech, Dutch, Finnish, French, Gaelic, German, Italian, Japanese, Polish, Russian, Spanish, Swedish and Thai. Dan mendukung cukup banyak ekstensi file gambar.

Melihat apa yang ditawarkan Darktable tentu membuatnya cukup menarik untuk digunakan, terlebih selain gratis juga memang dapat berguna untuk membantu dalam mengolah gambar (hasil fotografi) sehingga gambar yang dihasilkan akan semakin menarik.
General Info

  • Darktable runs on GNU/Linux/Gnome.
  • Fully non-destructive editing.
  • All darktable core functions operate on 4×32-bit floating point pixel buffers, enabling SSE instructions for speedups. It offers GPU acceleration via OpenCL (runtime detection and enabling) and has built-in ICC profile support: sRGB, Adobe RGB, XYZ and linear RGB.
  • A collect plugin allows you to execute flexible database queries, search your images by tags, image rating (stars), color labels and many more. Filtering and sorting your collections within the base query or simple tagging by related tags are useful tools in your every-day photo workflow.
  • Import a variety of standard, raw and high dynamic range image formats (e.g. jpg, cr2, hdr, pfm, .. ).
  • darktable has a zero-latency fullscreen, zoomable user interface through multi-level software caches.
  • Tethered shooting.
  • darktable currently comes with 15 translations: albanian, catalan, czech, dutch, finnish, french, gaelic, german, italian, japanese, polish, russian, spanish, swedish and thai.
  • The powerful export system supports picasa webalbum, flickr upload, disk storage, 1:1 copy, email attachments and can generate a simple html-based web gallery. darktable allows you to export to low dynamic range (jpg, png, tiff), 16-bit (ppm, tiff), or linear high dynamic range (pfm, exr) images.
  • darktable uses both xmp sidecar files as well as its fast database for saving metadata and processing settings. All Exif data is read and written using libexiv2.
Whats News?
  • Filter-out some EXIF tags when exporting. Helps keep metadata size below max limit of ~64Kb
  • Support the new Canon EOS 80D {m,s}RAW format
  • Always show rendering intent selector in lighttable view
  • Clear elevation when clearing geo data in map view
  • Temperature module, invert module: add SSE vectorization for X-Trans
  • Temperature module: add keyboard shortcuts for presets
  • JPEG format writer: use libexiv2 to write metadata, like with other formats
  • Accept non-mosaiced raw files with 4 channels, assume they are RGBA (alpha channel is ignored)
Instalasi Darktable (Ubuntu/Linux Mint)

sudo add-apt-repository ppa:pmjdebruijn/darktable-release

sudo apt-get update

sudo apt-get install darktable exiv2

Untuk instalasi pada distro lainnya, silahkan kunjungi halaman Instalasi Darktable.