Cara Install Firefox Quantum di Ubuntu

Beberapa waktu yang lalu Mozilla secara resmi merilis versi terbaru dari Firefox dengan banyak perubahan termasuk antarmuka dan dikabarkan lebih ringan dibanding dengan versi sebelumnya. Firefox sendiri merupakan browser yang sudah cukup lama menjadi perangkat bawaan bagi Ubuntu, dan memang lebih banyak disukai pengguna setelah Google Chrome.

Selain perubahan visual serta kecepatan, Firefox juga melakukan penambahan dukungan bahasa dan penyempurnaan konten bagi pengembang serta perubahan aksesibilitas yang lebih baik.

Bagaimana Cara Install Firefox Terbaru di Ubuntu / Linux Mint ?

Cara instalasi relatif cukup mudah, dimana sebenarnya hanya perlu melakukan pembaruan dengan melakukan perintah upgrade, maka secara keseluruhan akan diperbarui secara otomatis termasuk data dari repo yang di install pada perangkat.

apt upgrade atau apt-get upgrade

Pada beberapa kasus, metode pembaruan tersebut tidak berhasil (tidak semua). Solusinya adalah dengan melakukan pembaruan secara manual dengan menambahkan repo dari Mozilla.

Cara Install Firefox Quantum di Ubuntu/Linux Mint
Image Source: The Mozilla Blog

Cara Install Firefox di Ubuntu / Linux Mint

Instalasi Firefox pada Linux Ubuntu / Linux Mint, bisa dilakukan dengan menjalankan perintah atau command dibawah ini melalui terminal:

sudo add-apt-repository ppa:mozillateam/firefox-next
sudo apt-get update
sudo apt-get install firefox

Setelah menjalankan baris perintah tersebut, (seharusnya) instalasi Firefox Quantum sudah berhasil. Silakan coba jalankan default browser atau Firefox dan lihat perbedaan dengan versi sebelumnya, apakah masih sama atau memiliki kecepatan yang lebih baik (versi sebelumnya kadang mengalami stuck/lag ketika membuka browser).

Alasan Kenapa Google Chrome Lebih Banyak Digunakan Daripada Firefox

Firefox sejatinya adalah sebuah browser dengan sifat open-source (sumber terbuka), sementara Google Chrome adalah browser sumber tertutup (sebagian memilih Chromium). Namun, alasan kecepatan serta fitur menjadi alasan mengapa banyak pengguna Linux yang kemudian mengganti browser default dengan Chrome.
Chrome memang tidak dapat disesuaikan seperti Firefox, namun menawarkan kecepatan serta pembaruan yang lebih baik. Firefox open-source jauh lebih mudah disesuaikan serta memiliki perpustakaan ekstensi lebih besar yang menarik bagi pengguna Linux.

Update Firefox Quantum Lebih Baik

Firefox Quantum menawarkan kecepatan 2x lebih cepat dibanding Firefox 52, hal ini mengacu pada data benchmark. Penggunaan CSS versi terbaru, arsitektur multi proses yang tepat, serta lebih memprioritaskan sistem pada tab yang aktif membuat Firefox lebih ringan dan nyaman digunakan. Integrasi visual refresh – Photon juga terasa lebih baik dalam penggunaannya pada sistem operasi modern.
Dengan adanya pembaruan yang lebih baik seperti ini, Firefox kemungkinan akan lebih banyak digunakan. Dimana sebelumnya pengguna lebih memilih untuk menggunakan Chrome sebagai default browser.

Apa Yang Baru di Firefox Quantum ?

  • Firefox is getting a major Visual Redesign (Photon project) activated on the Nightly channel and which will ship with Firefox 57 on the release channel.
  • AMD VP9 hardware video decoder support for improved video playback with lower power consumption.
  • Accessibility indicator will now appear in the title bar of the window when Accessibility services are enabled.
  • The browser’s autoscroll feature, as well as scrolling by keyboard input and touch-dragging of scrollbars, now use asynchronous scrolling. These scrolling methods are now similar to other input methods like mousewheel, and provide a smoother scrolling experience.
  • Added support for Date/Time input.
  • Allow users to manage the site data.
Selamat mencoba Firefox terbaru yang jauh lebih baik.